Blog EntryCIRI-CIRI KHUSUS IMPRESIONISME "SEJARAH FILM"Feb 14, '08 9:29 AM
for everyone
KUSEN DONY DOSEN FFTV IKJ


CIRI-CIRI KHUSUS IMPRESIONISME

Sifat sinema impresionisme ini mempunyai danpak yang sungguh-sungguh pada gaya dan struktur naratif dari film impresionisme. Tehnis film ini berfungsi untuk menyampaikan suatu subjektivitas dari sebuah karakter.

Film-film impresionisme meletakkan kekuatannya pada tehnik kamera dan editing. Yang terpenting dari impresionisme adalah penggunaan film tehnis yang dapat menampilkan karakter sebuah objek secara subjektif. Kesubjektifannya ini adalah yang termasuk juga penggambaran mental atau pun kualitas gambar, misalnya pandangan, masa depan, masa lalu, kenangan, memory, ataupun mimpi, change focus, shot-shot Point of View atau sudut pandang, dan memberikan karakteristik walaupun tanpa point of view di dalam setiap pengambilan gambar. Karena hal-hal tersebut dan karena ketertarikan mereka terhadap suatu karakteristik, banyak seniman impresionisme yang menggunakan inovasi dari kerja kamera. Misalnya pada suatu adegan film ada bagian gambar yang di buat blur/buram dan pada bagian gambar yang lainnya di buat terlihat dengan jelas. Film-film impresionisme selalu menggunakan pergerakan kamera di mana untuk memperlihatkan suatu subjektivitas dan juga untuk meningkatkan kualitas fotogenie. Impresionisme juga menggunakan editing yang beritme cepat. Film-film impresionisme juga sudah menggunakan setting tempat dan property yang alami atau real. Ekspresi tokoh dan gerakan dari pemainnya juga sudah tidak di lebih-lebihkan, dan terlepas dari pengaruh teater. Belum lagi pengaruh dari superimpocition dan sorot balik yang berguna untuk memperlihatkan peran-peran yang mempunyai kesan tangguh atau perasaan impresionisme.

Sedangkan di dalam kenyataannya, benar di dalam film di semua negara sudah menggunakan alat-alat dan tehnik seperti itu sebagai daya tarik dan menjadikannya popular di bioskop-bioskop awal di negara Perancis.

AKHIR DARI IMPRESIONISME PERANCIS

Sama seperti layaknya kehidupan, aliran seni impresionisme tersebut juga mengalami masa “surut” yang akhirnya lama-kelamaan mulai menghilang dan di gantikan oleh sebuah karya seni lainnya yang baru. Dimana pada suatu titik, yang pada akhirnya aliran impresionisme pun benar-benar mulai menghilang, dan lenyap.

Hal yang seperti ini terjadi juga pada zaman/era impresionisme, di karenakan para pekerja seni atau para seniman di negara Perancis, dan termasuk juga masyarakat dari negara Perancis itu sendiri. mulai merasakan letih dan bosan terhadap sesuatu yang sama atau yang itu-itu saja. Dan dari pada dasarnya pula, Para pekerja seni atau para seniman memiliki suatu naluri yang alamiah kalau mereka “wajib” menemukan dan “melahirkan” suatu tehnik aliran atau gaya dan bentuk seni yang baru, atau yang biasa kita sebut sebagai sebuah form and style seni yang baru.

Hal-hal dan factor-faktor tersebutlah yang memiliki andil besar, dan Sehingga pada akhirnya mereka (para seniman di Negara Perancis) pun melakukan berbagai macam percobaan kembali dan menemukan aliran dan gaya dan bentuk seni yang baru, atau yang biasa kita sebut sebagai sebuah form and style. Maka dari hal-hal tersebutlah, dapat lahir dan muncul suatu “gebrakan” baru yang berasal dari berbagai macam pemikiran para seniman di Negara Perancis.


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help